darelfikr.id , Depok — Dalam rangka mempererat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, kegiatan Lailatul Burdah kembali dilaksanakan di Majelis Ust. Jaya, kawasan Curug, Kota Depok. Kegiatan ini telah menjadi salah satu rutinitas yang diselenggarakan setiap tahunnya dan menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkumpul dalam majelis shalawat serta mengenang keteladanan Rasulullah SAW.(22/8)
Pada kesempatan tersebut, santri Pondok Pesantren Dar el Fikr turut meramaikan kegiatan Lailatul Burdah. Kehadiran para santri menambah semarak suasana acara sekaligus menjadi bentuk partisipasi dalam kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk menumbuhkan dan menjaga kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Rangkaian kegiatan diawali dengan acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus Nahdlatul Ulama (NU) wilayah Bojongsari. Sambutan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara sebelum memasuki inti kegiatan, yaitu pembacaan Burdah.
Memasuki acara inti, pembacaan Burdah diawali dengan tawasul yang dipimpin oleh K.H. Hadi Hadiatullah. Suasana majelis semakin khidmat ketika lantunan Burdah mulai dibacakan bersama-sama. Para jamaah mengikuti rangkaian pembacaan dengan penuh kekhusyukan sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam kegiatan tersebut, beberapa santri Dar el Fikr turut mengambil peran sebagai vokal dan pemain hadroh. Mereka mengiringi jalannya pembacaan dengan lantunan hadroh yang membuat suasana majelis semakin hidup dan penuh nuansa spiritual.
Keterlibatan santri Dar el Fikr dalam Lailatul Burdah menjadi pengalaman sekaligus bentuk pembelajaran bagi para santri untuk terlibat langsung dalam kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Selain mempererat hubungan antara pesantren dan masyarakat sekitar, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui lantunan shalawat, Burdah, dan majelis ilmu.
Melalui Lailatul Burdah, semangat untuk mencintai dan meneladani Rasulullah SAW terus dihidupkan dari generasi ke generasi. Kehadiran para santri Dar el Fikr diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi keagamaan sekaligus menumbuhkan semangat dakwah dan kebersamaan di tengah masyarakat.














