Dar el Fikr, Depok — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Pondok Pesantren Dar el Fikr menggelar acara peringatan Maulid Nabi pada malam hari di Lapangan Dar el Fikr. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan kehangatan, serta dihadiri oleh seluruh santri, orang tua dan wali santri, murid TPQ Dar el Fikr, serta masyarakat sekitar pondok pesantren.
Rangkaian acara dimulai selepas salat Isya. Kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Diba’i yang diiringi hadro. Suasana semakin khidmat ketika seluruh hadirin mengikuti Mahallul Qiyam. Para santri tampak menghayati momen tersebut sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Setelah rangkaian pembacaan Maulid Diba’i selesai, acara dilanjutkan dengan sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Sekolah Ulya, Ust. Kumalasari, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua TPQ Dar el Fikr, Kak Faqih.
Tidak hanya diisi dengan rangkaian acara keagamaan, peringatan Maulid Nabi tahun ini juga dimeriahkan dengan penampilan dari santri kelas 3 Ulya, yaitu Zema, yang membawakan sebuah puisi karya KH. Hadi Hadiatullah, SQ., MA.
Puisi tersebut mengajak para hadirin untuk kembali merenungkan besarnya jasa dan perjuangan Rasulullah SAW dalam membawa umat manusia menuju jalan kehidupan yang lebih baik. Pesan yang disampaikan mengingatkan bahwa kehidupan yang kita jalani saat ini tidak terlepas dari perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW.
Dengan penghayatan yang mendalam, Zema berhasil membawakan puisi tersebut dengan penuh penjiwaan. Suasana lapangan yang sebelumnya dipenuhi oleh suara hadro berubah menjadi hening dan penuh haru. Para penonton tampak terkesima menyaksikan penampilan tersebut, bahkan beberapa di antaranya tidak kuasa menahan air mata.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ust. Ridwan. Beliau merupakan santri takhassus Dar el Fikr yang kini mengabdikan diri sebagai guru dan sedang menempuh pendidikan di Universitas PTIQ Jakarta.
Dalam tausiyahnya, Ust. Ridwan mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk semakin mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Pondok Pesantren Dar el Fikr menjadi momentum yang mempertemukan santri, keluarga, murid TPQ, dan masyarakat sekitar dalam satu majelis. Kebersamaan tersebut sekaligus menjadi wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW dan upaya untuk terus menghidupkan nilai-nilai keteladanan beliau di tengah kehidupan bermasyarakat.














