Pembekalan Jelang Pulang: Bekal Bukan Hanya di Koper, Tapi di Hati

Pengasuh Dar El Fikr berpesan: "Jaga sholat, jaga akhlak" sebelum santri libur 23 hari

Perpulangan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H
banner 468x60

Darelfikr.id, Depok — Malam sebelum pulang, ratusan santri duduk rapat di Aula pesantren. KH. Hadi Hadiatullah, SQ., MA. menyampaikan pesan singkat namun padat: “Selama berlibur, sholat jangan ditinggalkan. Jaga akhlak dan perilakunya selama di rumah.” (11/3)

Mengapa Pembekalan Ini Penting?

Santri akan meninggalkan pesantren selama 23 hari (11 Maret–3 April 2026). Tidak ada lagi azan yang membangunkan, tidak ada lagi ustadz yang mengingatkan. Pembekalan mengingatkan: menjadi santri bukan soal lokasi, tapi soal identitas dan komitmen.

Dua Pesan Inti yang Harus Dipegang

1. Jaga Sholat

Sholat adalah tiang agama. Tantangannya: apakah santri tetap konsisten meski tidak ada yang membangunkan? Pesan pengasuh tegas: jangan tinggalkan sholat, apapun kondisinya.

2. Jaga Akhlak dan Perilaku

Akhlak yang baik adalah buah pendidikan pesantren. Sopan santun, menjaga lisan, menghindari pergaulan buruk — semua harus tetap terjaga meski di luar pesantren.

Libur Adalah Ujian Sesungguhnya

Ujian santri bukan hanya saat setoran hafalan atau ujian kitab. Ujian sesungguhnya justru saat pulang: apakah mereka mampu menjaga sholat dan akhlak tanpa diingatkan dan diawasi? Santri sejati bukan yang baik hanya di pesantren, tapi yang tetap baik di manapun mereka berada. (Ell)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *