Santri Dar El Fikr Dibekali Ilmu Jurnalistik: Siap Hadapi Era Digital

banner 468x60

Darelfikr.id, Depok – Pondok Pesantren Dar El Fikr Depok kembali menunjukkan semangat berkembangnya kemampuan diri dengan di gelarnya pelatihan Jurnalis bagi santri yang diperuntukkan bagi tim media internal pondok pesantren.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para santri yang tergabung dalam tim media, yang berlangsung di lingkungan Ponpes Dar El Fikr, pada Kamis (26/02/2026).

Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri yang berpengalaman, yakni Adi sebagai penyaji materi utama, dan Riki dari Sekretaris Sekber Wartawan Indonesia (SWI ) Kota Depok.

Keduanya berbagi ilmu seputar pengelolaan jurnalis dan cara penggunaan website hingga cara menulis berita yang baik dan benar sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Dalam pelatihan ini, Adi menekankan pentingnya memahami prinsip-prinsip dasar jurnalistik sebagai fondasi dalam menulis konten website.

Para santri tidak sekadar diajarkan teknis membangun situs, tapi juga bagaimana menyajikan informasi secara lugas, akurat, dan menarik bagi pembaca.

Description: https://darelfikr.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-26-at-17.48.47-e1772128576359.jpeg
Para santri sedang khidmat
mendengarkan penjelasan pemateri.(foto.Zaki)

Adi mengaku terharu dengan sambutan hangat dari seluruh pihak pesantren.
“Saya tidak menyangka ada perhatian seperti ini. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Kiai dan teman-teman santri yang sudah mau mengikutinya dengan baik,” kata Adi, usai menerima penghargaan.

Sementara itu, Riki dari Sekertaris Sekber Wartawan Indonesia ( SWI ) Kota Depok memberikan pandangannya bahwa kegiatan semacam ini sangat relevan dengan tantangan zaman yang dihadapi para santri saat ini.

“Kegiatan ini cukup bagus, lantaran bisa memantik kreativitas santri dalam menghadapi tantangan global, yakni dunia digital yang ada di hadapan kita semua,” ucap Riki.

“Semoga pembelajaran yang kami berikan hari ini dan sebelumnya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif, terutama dalam mempublikasikan Pesantren Dar El Fikr,” tambahnya.

“Kegiatan para santri Dar El Fikr bisa menginspirasi anak-anak yang belum mau nyantri menjadi tertarik untuk jadi santri,” tutur Pak Riki penuh harap.

Pelatihan jurnalis dan penggunaan website ini menjadi bukti nyata bahwa Ponpes Dar El Fikr tidak menutup diri dari perkembangan zaman.

“Justru sebaliknya, pesantren ini aktif membekali santrinya agar mampu tampil percaya diri di dunia digital, menyuarakan nilai-nilai positif, mendokumentasikan kegiatan pesantren, hingga menginspirasi masyarakat luas melalui konten yang bermakna,” tutur Tsanil Kumalasari.

Dengan bekal ilmu yang didapat hari ini, tim media Dar El Fikr diharapkan semakin produktif dalam mengelola website pesantren sebagai etalase digital yang memperkenalkan wajah modern pesantren kepada dunia.(KML/Adm)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *