darelfikr.id, Depok – Pondok Pesantren Dar eL Fikr dengan bangga mengumumkan pembukaan program Pengajian Rutin Bulanan Wali Santri, sebuah kegiatan yang dirancang untuk mempererat hubungan antara keluarga santri dengan lingkungan pesantren melalui kegiatan keilmuan yang terstruktur dan bermakna (7/04).
Program ini hadir atas inisiatif pengasuh pondok yang menyadari pentingnya peran wali santri dalam mendukung perjalanan keilmuan putra-putri mereka. Selama ini, keterlibatan wali santri kerap terbatas pada kunjungan dan informasi seadanya. Kini, pesantren membuka ruang yang lebih luas: ruang ngaji bersama.
“Kami ingin wali santri tidak hanya hadir secara fisik dalam kehidupan anak-anaknya, tapi juga hadir secara keilmuan. Ngaji bukan hanya hak santri ini hak setiap muslim yang rindu kepada ilmu.”
Yang membedakan pengajian ini dari majelis umum lainnya adalah hadirnya pedoman kitab sebagai rujukan utama kajian. Setiap pertemuan bulanan akan mengkaji satu kitab secara bersambung, sehingga wali santri tidak hanya “ngaji telinga” mendengar tanpa pegangan melainkan benar-benar memahami materi dalam konteks keilmuan yang mendalam dan otentik.
Pemilihan kitab sebagai landasan kajian juga membawa berkah tersendiri. Dalam tradisi keilmuan Islam, mengkaji sebuah kitab berarti menjalin silsilah ilmu dengan pengarangnya. Para ulama meyakini bahwa keberkahan ilmu mengalir melalui mata rantai guru dan kitab dan pengajian ini hadir untuk mewariskan keberkahan itu kepada para wali santri.
Dengan diselenggarakannya program ini, Pondok Pesantren Dar eL Fikr berharap tercipta ekosistem keilmuan yang menyeluruh — di mana santri, wali santri, dan pengasuh berjalan bersama di atas jalan ilmu. Semoga Allah meluaskan keberkahan kepada seluruh peserta, keluarga mereka, dan terutama kepada pengarang kitab yang menjadi wasilah ilmu dalam pengajian ini. (Ell/ADM)












